Ekstrak Daun Katuk, Pelancar Asi

KodeKATUK
Harga Rp 65.000
Stok Sold Out
Berat(/pcs)0.1 Kg
Isi60 kapsul
Distributed by UD. Tazakka
Nama / Alamat Pengiriman / Nama Produk, Jml Kirim ke 089625433435 (BBM 5A0744DE)

Detail Produk

Ekstrak Daun Katuk adalah Suplemen alami yang dipercaya dapat membantu memperbanyak air susu ibu, baik untuk sariawan dan panas dalam, memperlancar asi, menyehatkan mata, mencegah osteoporosis, mengatasi hipertensi, mengatasi anemia, influenza dll.

Isi: 60 Kapsul

Komposisi: Daun Katuk

Aturan Minum:

– Diminum 2 x sehari 2 kapsul

Diproduksi: UD. Rachma Sari Distributed by UD. Tazakka
Dinkes RI izin: POM TR. 123 365 751

_______________________________

Katuk (Sauropus androgynus) merupakan tumbuhan sayuran yang banyak terdapat di Asia Tenggara. Tumbuhan ini dalam beberapa bahasa dikenali sebagai mani cai (bahasa Tionghoa) , cekur manis (bahasa Melayu) dan rau ngót (bahasa Vietnam). Daun katuk merupakan sayuran minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air susu ibu (ASI).

Semak, tinggi dua sampai tiga meter, tumbuh di dataran rendah hingga 1.300 di atas permukaan laut. Daun kecil, berwarna hijau gelap dengan panjang lima sampai enam cm. Bunganya berwarna merah gelap atau kuning dengan bercak merah gelap dan berbunga sepanjang tahun.

Tumbuhan ini termasuk dalam suku menir-meniran (Phyllanthaceae), dan berkerabat dengan menteng, buni, dan ceremai. Ia termasuk dalam tribus Phyllantheae dan subtribus Flueggeinae.

Daun katuk dapat mengandung hampir 7% protein dan serat kasar sampai 19%. Daun ini kaya vitamin K, selain pro-vitamin A (beta-karotena), B, dan C. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium (hingga 2,8%), besi, kalium, fosfor, dan magnesium. Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. Daun katuk dapat diolah seperti kangkung atau daun bayam. Ibu-ibu menyusui diketahui mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI. Perlu diketahui, daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin.

Pucuk tunas yang muda dijual orang di Indocina dan dimanfaatkan seperti asparagus.

Tanaman ini banyak ditanam di pekarangan karena mudah diperbanyak dan biasa dijadikan pagar hidup.

Kandungan Manfaat Daun Katuk Bagi Kesehatan

Hasil analisis GCMS pada ekstrak heksana menunjukkan adanya beberapa senyawa alifatik. Pada ekstrak eter terdapat komponen utama yang meliputi Monometil suksinat, asam benzoat dan asam 2-fenilmalonat serta komponen minor meliputi terbutol, 2-propagiloksan, 4H-piran-4-on, 2-metoksi-6-metil, 3-peten-2-on, 3-(2-furanil), dan asam palmitat. Pada ekstrak etil asetat terdapat komponen utama yang meliputi sis-2-metil-siklopentanol asetat. Kandungan daun katuk meliputi protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B, dan C. pirolidinon, dan metil piroglutamat serta p-dodesilfenol sebagai komponen minor.

Dan berikut 11 manfaat daun katuk bagi kesehatan:

  1. Dapat Mencegah osteoporosis
  2. Efektif melancarkan ASI
  3. Mengandung kadar kalsium yang tinggi
  4. Mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza
  5. Kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu dan jumlah sperma, serta mampu membangkitkan vitalitas seksual
  6. Terdapat tujuh senyawa aktif yang merangsang produksi hormon-hormon steroid dan senyawa eikosanoid
  7. Sebagai Sumber vitamin A yang diperlukan tubuh untuk mencegah penyakit mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi, serta menjaga kesehatan kulit
  8. Senyawa utama tubuh untuk pembuatan kolagen (protein berserat pembentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Juga untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal
  9. Daun katuk kaya akan klorofil, paling banyak diantara jenis tanaman lain. Klorofil membersihkan jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabotisme, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Turunan klorofil feoditin berfungsi sebagai antioksidan. Turunan lainnya chlorophyllide menggali ke dalam sel atau jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon, seperti pestisida, timbunan obat, parasit, bakteri, bahkan virus dari dinding sel serta mengeluarkannya dari dalam tubuh.
  10. Di taiwan dan di amerika daun katuk ini di gunakan sebagai pelangsing tubuh (Obat anti obesitas).
  11. Penelitian terbaru dari Dr.Drh.Agik Suprayogi dari IPB mengungkapkan, bahwa daun katuk (Sauropus androgynus) dapat menanggulaingi penyakit kurang darah atau anemia. Masuk akal karena daun katuk termasuk pahan pangan yang tinggi zat besi. Setiap 100 g zat daun katuk mengandung sekitar 2.7 mg zat besi. Sementara kandungan kalsium daun katuk sebanyak 204 mg atau empat kali lebih tinggi dibandingkan kandungan mineral dari daun kol. Sedangkan manfaat lain dari daun katuk adalah, dapat mencegah dan memperbaiki ganguan reproduksi pada wanita dan pria. Daun katuk juga dapat menghambat penyakit jantung serta ganguan pembuluh darah. Katuk juga meningkatkan efisiensi absorpsi saluran pencernaan.